PNPK — Tata Laksana Pneumonia pada Dewasa (2023)
Sumber: Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/2147/2023
Tahun: 2023
1. Ruang Lingkup & Tujuan
Pedoman nasional penatalaksanaan pneumonia pada pasien dewasa, terutama pneumonia bakteri, untuk seluruh tingkat fasilitas pelayanan kesehatan.
2. Definisi
- Pneumonia komunitas (CAP): infeksi parenkim paru yang didapat di masyarakat atau ≤48 jam sejak masuk RS.
- Pneumonia nosokomial (HAP): pneumonia ≥48 jam setelah dirawat.
- Ventilator-associated pneumonia (VAP): pneumonia pada pasien dengan ventilator mekanik.
3. Diagnosis
Diagnosis ditegakkan berdasarkan:
- Gejala klinis akut (batuk, demam, sesak, nyeri dada, sputum purulen)
- Pemeriksaan fisik (ronki basah, takipnea, hipoksemia)
- Konfirmasi radiologis (infiltrat/konsolidasi pada foto toraks atau CT-scan)
4. Pemeriksaan Penunjang
A. Radiologi
- Foto toraks PA: pemeriksaan awal standar
- USG paru: untuk efusi pleura, empiema, lesi perifer
- CT-scan toraks: indikasi khusus (tidak respons, komplikasi)
B. Laboratorium
- Darah lengkap, CRP / Prokalsitonin
- Fungsi ginjal dan hati
- Analisis gas darah bila hipoksemia
C. Mikrobiologi
- Rawat jalan: tidak rutin kultur
- Rawat inap / CAP berat: kultur sputum & darah sebelum antibiotik bila memungkinkan
5. Penilaian Keparahan
Gunakan CURB-65 sebagai skrining cepat:
- Confusion
- Urea >7 mmol/L
- Respiratory rate ≥30/menit
- Blood pressure <90/60 mmHg
- Age ≥65 tahun
CAP berat → pertimbangkan ICU.
6. Tata Laksana
A. Antibiotik Empiris (ringkas)
- Rawat jalan tanpa komorbid: amoksisilin / doksisiklin / makrolida
- Rawat jalan dengan komorbid: beta-laktam + makrolida atau fluorokuinolon respirasi
- Rawat inap non-berat: beta-laktam + makrolida
- CAP berat: beta-laktam + makrolida atau fluorokuinolon respirasi
Sesuaikan dengan antibiogram lokal.
7. Durasi Terapi
- CAP stabil: 3–5 hari
- CAP berat / komplikasi: ≥5 hari
- HAP/VAP: ±7 hari
Kriteria Stabil Klinis
- Suhu <37,8°C
- Nadi <100/menit
- RR <24/menit
- SpO₂ ≥90% (udara ruangan)
- Tekanan sistolik ≥90 mmHg
- Status mental normal
8. Terapi Suportif
- Oksigen suplemental
- Cairan dan koreksi elektrolit
- Antipiretik
- Ventilasi mekanik dan vasopresor bila indikasi
9. Evaluasi Lanjutan
- Evaluasi 48–72 jam
- De-eskalasi antibiotik bila memungkinkan
- Foto toraks ulang bila klinis tidak membaik
10. Prinsip Penting
- Antibiotik rasional
- Tidak menunda terapi pada pasien berat
- Terapkan antimicrobial stewardship